Bali itu Indonesia

Hari yang dinanti tiba juga : liburan ke Pulau Bali. Sengaja kutulis ‘Pulau’ di awal tulisan sebagai penegas bahwa Bali itu adalah sebuah pulau dari beribu pulau di Indonesia. Bali adalah bagian dari Indonesia. Heran.. mengapa orang luar negeri masih berpikiran bahwa Bali dan Indonesia itu beda😦

Mengapa memilih Bali ? Karena belum pernah tentunya. Tidak mau kalah sama saudaraku yang jadi guru, yang sudah mengaku sudah 10 kali ke Bali.. mengantar murid-muridnya liburan atau study tour🙂

Tiket sudah dipesan 2 bulan sebelumnya. Tiket pergi per orang Rp 254.500,00 (Air Asia), pulang Rp 563.250,00 (Mandala Air). Cukup mahal tiket pulang ya… Padahal itu sudah termurah loh. So, bagi pembaca, ke manapun mau pergi, sebaiknya direncanakan jauh-jauh hari dan pesan tiket jauh-jauh hari sehingga berpeluang besar untuk dapat tiket murah. Contoh nih, saya pernah dapat tiket Air Asia seharga Rp 99.000,00 untuk jurusan Bandung-Singapura.

Hari 1
Mobilku menuju Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Di terminal ini pesawat Air Asia ada Mandala Air beroperasi melayani tujuan domestik.
Terminal ini cukup baru (beroperasi April 2009), cukup bagus dan bersih. Semoga awet ya🙂
Berhubung ini penerbangan malam, aku cari makan dulu di resto bandara. Agar nanti tidak kelaparan hehehe..
Ternyata pesawatnya terlambat. Pesawatnya terlambat terbang dari Medan, terlambat tiba di Jakarta, jadi deh terlambat juga terbang ke Denpasar. Itulah salah satu alasan mengapa pesawat sering terlambat🙂
Alhasil, aku tiba di Bandara Ngurah Rai menjelang dinihari. Ingat, di sana Waktu Indonesia Tengah (WITA) lho alias 1 jam lebih cepat di banding Jakarta. Dari bandara langsung menuju hotel dengan taxi. Lumayan cukup mahal, ke Legian saja Rp 65.000,00

Hari 2
Pagi itu sebenarnya masih mengantuk, maklum semalam kurang tidur. Ingin tidur lagi. Tapi kupikir, aku ke Bali buat menikmati keindahan alam, bukan buat tidur🙂
Langsung deh aku menuju Pantai Kuta dengan jalan kaki. Di jalan kulihat beberapa orang membawa papan selancar yang diikat di sepeda motor. Hemm.. kreatif juga. Aku baru lihat hal seperti itu. Semakin jauh kaki melangkah, kurasakan suasana liburan yang semakin kental. Jika di Jakarta tampak suasana keruwetan, tapi di Bali serasa santai, seakan-akan setiap hari adalah liburan.
Setelah puas menyusuri pantai, bermain ombak dan berfoto, aku kembali ke hotel untuk mandi dan sarapan. Ruang makan cukup menyenangkan karena berada tepat di tepi jalan Legian. Tak lama kemudian temanku datang. Bukan sembarang teman loh. Dia adalah teman baikku saat SD. Bayangkan, sudah tidak bertemu selama 20 tahunan, eh malah berjumpa di Bali !! Ini namanya jodoh🙂 Temanku inilah yang beberapa hari menemani diriku keliling Bali. Thanks Bro ! Setelah sarapan, saatnya beraksi. Sebelumnya check-out hotel dulu karena akan ganti hotel agar dekat obyek wisata.
Tujuan pertama adalah Monumen Bom dilanjutkan ke Pabrik Kata-kata Joger. Aku sempat bertemu dan foto bersama empunya Joger. Lumayan🙂
Garuda Wisnu Kencana (GWK) adalah target berikutnya. Di perjalanan mampir dulu berfoto di Patung Kuda Bandara dan makan siang di RM Padang. Gerimis mulai turun saat itu. Perjalanan diteruskan ke Uluwatu dan Jimbaran karena satu arah. Namun gerimis telah berganti menjadi hujan deras sehingga tidak bisa menikmati Uluwatu dan Jimbaran. Hari menjelang sore. Saatnya kembali ke Denpasar, tepatnya di daerah Sanur untuk check-in.

Hari 3
Subuh-subuh sudah bangun. Hari masih gelap, aku sudah ke pantai. Tahu maksudnya ? Ya, ingin melihat matahari terbit, atau istilah kerennya sunrise. Sanur adalah tempat wisata yang pantai cukup ‘tua’ di Bali. Pas zaman orang tuaku ke Bali, Sanur menjadi tempat favorit. Mungkin sekarang kalah pamor dengan Kuta ya. Sanur ada pantai landai di sebelah Timur Bali sehingga memang bagus untuk menikmati sunrise. Kalau mau lihat sunset ya di Kuta, Legian, Seminyak.
Ohh.. ternyata di pantai sudah banyak wisatawan, khususnya anak sekolah dari salah satu SD di Surabaya yang sedang tour.
Di Sanur aku menyewa Kano, Rp 10.000,00 sepuasnya. Kano adalah sejenis perahu dangan 1 pendayung. Diperlukan keseimbangan untuk memainkan Kano. Setelah terbalik berkali-kali, akhirnya aku bisa bermain Kano. Horee !! Setelah main Kano sampai badan menjadi gelap, aku kembali ke hotel, mandi dan sarapan. Setelah itu main sebentar ke Museum Le Mayeur.
Hari itu rute perjalanan adalah Sukowati, Ubud, Renon dan Seminyak.
Sukowati adalah pasar yang menjual suvenir Bali dengan harga cukup murah. Tentu saja diperlukan semangat untuk menawar🙂
Ubud merupakan tempat barang-barang seni. Di sini ada Musemum Antonio Blanco.
Di Ubud aku makan siang di RM Padang (lagi).
Renon adalah Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Lokasinya mirip alun-alun dengan tanah lapang di sekelilingnya.
Seminyak adalah pantai sebelah ‘sono’nya Kuta dan Legian. Di sini banyak hotel mewah. Rasanya aku belum saatnya memilih kamar di situ🙂

Hari 4
Nusa Dua menjadi tujuan pertama hari itu. Di sana aku main parasailing, banana boat dan mengunjungi pulau tempat penangkaran penyu. Di Nusa Dua banyak provider yang menyediakan layanan permainan. Tinggal pilih saja yang sesuai. Kalau bisa main borongan saja, lebih murah. Di sini aku habis Rp 500 ribu.
Perjalanan diteruskan ke Uluwatu. Ceritanya masih penasaran karena kemarin hujan. Eh ternyata hari itu hujan juga. Tapi untungnya tidak lama. Sehingga sempat menikmati keindahan tebing Uluwatu dan nakal-pintar-nya monyet di sana yang merampas barang wisatawan dan baru dikembalikan setelah di tukar makanan / kacang.
Sore hari bergegas menuju Pantai Dream Land untuk melihat sunset. Indah sekali.

Hari 5
Tujuan pertama, beli oleh-oleh di Erlangga 2. Dilanjutkan ke Tanah Lot. Setelah itu Jumatan di daerah Kediri /Tabanan, lanjut ke Bedugul dan Kebun Raya Bedugul. Malam menuju Lovina Singaraja, sebelah Utara Bali. Check-in di losmen murah, Rp 50 ribu🙂

Hari 6
Subuh-subuh sudah bangun. Tahukah misi kali ini ? Ya betul. Aku harus bangun pagi-pagi untuk melihat lumba-lumba di laut lepas Lovina. Di pantai sudah banyak orang, banyak juga nelayan yang menawarkan jasa kapal mereka untuk mengantar. Setelah proses tawar menawar selesai (berapa ya harga borongan 1 kapal, lupa :)) aku langsung naik ke kapal. Oh ternyata banyak juga yang ingin melihat lumba-lumba. Dihitung ada puluhan kapal di mana 1 kapal berisi 4-5 orang. Wisatawan juga cukup tertarik dengan kegiatan ini. Melihat lumba-lumba adalah untung-untungan. Syukurlah aku sempat melihat beberapa kali. Senang rasanya melihat makhluk Alloh bebas lepas di laut. Setelah melihat lumba-lumba, mampir sebentar ke terumbu karang.
Dari Lovina perjalanan diterukan ke Danau Kintamani. Gerimis dan penjual agresif menemaniku di sana. Tapi aku hanya melihat dari atas, tidak sampai turun ke danau. Oh ya katanya di sana ada sebuah pulau yang menyimpan mayat orang mati (tidak dikubur atau dibakar). Kapan-kapan ke sana ahh..
Perjalanan masih lanjut. Mandi dan memberi makan ikan di Tirta Empul, ke Istana Tampak Siring walau hanya di parkiran, mampir lagi ke Sukowati.
Setelah istirahat sebentar dan mandi, malam hari menuju dinner di Jimbaran. Lumayan, makan lobster dkk habis hampir Rp 1 juta. Biar keren dikit ceritanya. Membuat kenangan indah di penghujung liburan di Bali. Makan malam ditemani pengamen profesional sambil melihat pesawat landing di Ngurah Rai.
Dari Jimbaran menuju Kuta untuk check-in. Memilih Kuta karena ingin dekat bandara karena besok pulang. Kalau dari Denpasar lebih jauh.

Hari 7
Ahh.. hari ‘tidak menyenangkan’ datang juga. Aku harus kembali ke Jakarta. Sebelum meninggalkan Bali, pagi itu aku menyusuri Kuta hingga ke Selatan, melihat orang memancing. Perut yang lapar memberi tanda bahwa aku harus kembali ke hotel untuk sarapan, dilanjutkan main di kolam renang. Setelah itu mandi dan persiapan
pulang. Pesawat Mandala Air sudah menunggu untuk membawa diriku kembali ke Jakarta.

Demikian cerita sebuah perjalanan seru keliling Bali.
Thanks Bali, Friends and see you….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: