Membuat SIM

Pagi ini, bongkar-bongkar isi dompet, mencari KTP untuk mengisi kupon dari sebuah toserba. Pembaca, mohon doanya ya, biar aku menang.. hadiah mobil cukup🙂

Setelah ambil KTP, kucoba lihat-lihat SIM ku. Dan.. dorr !!
Ternyata oh ternyata SIM ku sudah kadaluarsa alias expired beberapa hari. Dan itu selama beberapa hari tersebut, aku berkendara secara ilegal karena masa aktif SIM sudah habis. Alhamdulillah… tidak ada operasi polisi🙂

Lantas aku berpikir.. enaknya perpanjang SIM sekarang atau nanti Senin ya ? Kalau Senin berarti hari kerja. Akhirnya kuputuskan hari ini saja, Sabtu, sehingga tidak mengganggu kerja. Pegawai yang baik ya🙂

Asisten pribadi lalu kuajak untuk menemani menuju Kantor Polres yang berjarak kurang lebih 15 km dari rumah. Sambil berharap antrian tidak begitu banyak. Sesampai di Polres, langsung saja menuju tempat biasanya. Merasa familiar, karena beberapa kali pernah ke sana. Eh ternyata salah masuk pintu. Ada perubahan pintu masuk. Hahaha.. dasar tidak mau bertanya !!

Setelah mendarat dengan sempurna, sampailah aku di tempat informasi untuk mencari informasi cara memperpanjang SIM. Berikut alurnya :
1. Fotokopi SIM dan KTP
2. Kesehatan, bayar Rp 15.000,00
3. Asuransi*, bayar Rp 30.000,00
4. Diberi map biru dengan SIM dan KTP di tempel / staples
5. Ke loket bank, bayar Rp 75.000,00 untuk perpanjangan SIM C dan 80.000,00 untuk perpanjangan SIM A
6. Menuju loket pendaftaran, diberi nomor pendaftaran dan formulir untuk di isi
7. Mengisi formulir
8. Mengembalikan formulir yang sudah di isi
9. Menunggu dipanggil untuk sesi pemotretan
10. Difoto dengan sebelumnya mencocokkan data
11. Menunggu
12. SIM diserahkan

Secara umum proses cukup cepat, kecuali menunggu sesi pemotretan, kurang lebih 1 jam.

* Soal Asuransi.
Aku perpanjang SIM A dan C. Sama petugas ditanya SIM mana yang akan didaftarkan untuk asuransi ?
Dalam hatiku berkata, “Wah.. kalau ada pilihan, ini sih bersifat tidak wajib ?”
Ada yang bisa membantu menjelaskan ?

Pokoknya sekarang aku sudah memperbarui SIM.
Prosesnya lebih mudah jika dibandingkan dengan membuat SIM benar-benar baru karen harus ujian teori dan praktek terlebih dulu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: